The Preparation

by 01:17 0 comments
Hellooooo bride to be fellas!

Nah waktunya tiba bagi sesama calon manten untuk segala persiapan yang berhubungan dengan pernikahan.
Mulai ngelist apa aja yang dibutuhkan, yang di harapkan dan yang dibuang untuk yang tidak perlu pastinya haha. Hal - hal inilah yang kudu / wajib / perlu di list. Karena pastinya setiap orang dan keluarga punya beda-beda kebutuhan, beda-beda keperluan, dan beda-beda pula maunya hehe... Waktunya menyatukan visi dan misi!

Alhamdulillah banget baik keluarga saya dan pacar bukan penganut tradisi A, B, C dan seterusnya sampai Z. Maka dari itu, orang tua sangat membebaskan apa maunya kita ASAL sesuai budget! Nah inget itu, budget okeh?! No money? Yauda semampunya aja. Yang penting sah dan halal! Dan tentu saja sangat teramat terbebaskan dari pertanyaan "Kapan Nikah?" Pokoknya jangan maksain yang tidak sesuai dengan kemampuan.

Saya dan pacar sepakat untuk pake tabungan kita masing-masing, dan sangat tidak mau mebebankan orang tua. Misal orang tua punya rejeki lebih pun, saya pribadi selalu lebih prefer untuk kebutuhan mereka aja. Kalau ada sesuatu terjadi yang ga diinginkan, masih ada simpanan itu. Atau misal mereka ingin naik haji lagi juga itu saya lebih setuju. Dengan tabungan yang ada, kita berdua pun ga mau menghabiskan jumlah pundi-pundi yang kita tabung dari hari pertama kita kerja cuma untuk satu hari dan beberapa jam pula!!! Wooooosshh, saya sih ga mau yaaaa. Karena buat saya yang terpenting itu kehidupan setelah menikah.

Mulailah kita membudgetkan biaya pernikahan. Target biaya - biaya untuk: KUA (dan biaya silumannya yang semoga sudah tidak ada lagi), sewa venue, catering, tenda & dekorasi, baju pernikahan, baju untuk kedua orang tua dan kakak adik, dokumentasi, souvenir, undangan, entertainment & sound system, dan biaya tidak terduga lainnya yang bikin nyesek!
TIPS: BERAPA PUN BIAYA YANG DIKELUARKAN, HARUS DI CANTUMKAN! Karena biaya-biaya ini lah yang seringkali kita anggap sepele karena "Ah cuma segini ko, ah cuma segitu ko" Tau-tau melebihi budget deh. Jadi berapapun biaya yang "cuma segini" itu tetap harus dihitung ya :) Ini tips buat saya sendiri sih sebenernya hehe.

Mari mulai berhitung teman - teman!

xxx

0 comments:

Post a Comment